Tampilkan postingan dengan label kaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaki. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2014

Arsenal Sebelah Kaki Ke Liga Juara Juara


Arsenal sudah hampir sebelah kaki untuk mara ke saingan peringkat kumpulan Liga Juara-Juara selepas meraih kemenangan besar 3-0 ke atas kelab Turki, Fenerbahce pada perlawanan pertama playoff di gelanggang lawan, awal pagi tadi.

Skuad kendalian Arsene Wenger itu hadir ke Istanbul dengan kekalahan mengejut 1-3 kepada Aston Villa pada aksi sulung Liga Perdana Inggeris, Sabtu lalu.

Kedudukan terikat tanpa jaringan pada separuh masa pertama tampak menggusarkan Wenger untuk mencari bekalan selesa menjelang perlawanan kedua di laman sendiri.

Namun jentera depan Arsenal akhirnya berjaya meledakkan tiga gol pada babak kedua menerusi Kieran Gibbs pada minit ke-51, Aaaron Ramsey minit ke-64 serta sepakan penalti Olivier Giroud minit ke-77.

Perlawanan kedua bakal berlangsung di Stadium Emirates, Selasa depan tetapi terdahulu Arsenal akan berkunjung ke Fulham untuk perlawanan kedua Liga Perdana Inggeris, Sabtu ini.

Senin, 25 November 2013

Kenapa Laba laba Mempunyai Banyak Kaki

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb1f2pkpd8XLkNRJyvAC17JvUatZcYS480tE7YgQHTn1vSll7BGhWxoaV9iLXmcp1toltyHd6EwL_Jz4w9bDu_ECJ7rpF_nqokfn2PbQ6OZiecISZOb9VoeFqkAKQZDQETfmFs4jJyjQ/s1600/laba-laba+bagiannya.jpgIlmuwan mungkin menemukan jawaban kenapa laba-laba memiliki kaki yang banyak, melebihi kebutuhan mereka. Kaki berlebih itu jadi kaki cadangan. Demikian hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Naturwissenschaften.

Para peneliti mendapati data bahwa 10 persen dari seluruh laba-laba di alam memiliki kaki tidak lengkap. "Paling tidak mereka kehilangan salah satu dari delapan kaki mereka," jelas Alain Pasquet dari University of Nancy 1, Perancis, yang terlibat dalam penelitian. Lebih lanjut Pasquet dan rekannya ingin mengetahui efek kehilangan kaki pada laba-laba.

Tim peneliti kemudian mengumpulkan 123 laba-laba Zygiella x-notata, 60 ekor yang memiliki delapan kaki, sementara 63 ekor kehilangan satu atau beberapa kaki. Setiap laba-laba diberi kotak sendiri sehingga mereka dapat membuat sarang.

Pasquet dan timnya mendapati bahwa jaring yang dibuat laba-laba berkaki tak lengkap tidak berbeda dengan jaring buatan laba-laba berkaki lengkap.

Kemudian, para peneliti meletakkan lalat di dalam kotak untuk melihat kemampuan berburu laba-laba yang kekurangan kaki.

Hasilnya, laba-laba cacat tersebut tetap memiliki kemampuan berburu dan memangsa yang sempurna. "Kami terkejut. Kami berharap kehilangan kaki berpengaruh pada kemampuan berburu. Nyatanya tidak sama sekali," kata Pasquet.

Berdasarkan temuan ini, peneliti menganggap laba-laba memiliki kaki dalam jumlah yang melebihi keperluan mereka. Jumlah kelebihan ini menjadi keuntungan saat salah satu atau beberapa kaki mereka dirusak pemangsa.

Para peneliti juga mendapati batas jumlah kaki yang "boleh" hilang. Di alam, peneliti mendapati laba-laba dengan lima kaki. Di laboratorium, laba-laba tersebut serampangan dalam membangun jaring.

Sumber : nationalgeographic.co.id